Seiring dengan penataan kembali SMP di kota Malang dan perkembangan
jumlah lulusan SD, maka Pemerintah Kota Malang berusaha terus menambah
SMP Negeri baru sejak tahun pelajaran 2005/2006 telah berdiri SMP Negeri
sebanyak 24 buah.
Sekolah yang dulunya merupakan sebuah tangsi (markas) Belanda dan
Jepang, setelah kemerdekaan tempat ini digunakan untuk sekolah SMP yang
dikelola oleh sebuah yayasan PGI (Persatuan Guru Indonesia) sehingga
diberi nama SMP PGI. Berdasarkan SK Menteri Pendidikan Pengajaran dan
Kebudayaan No. 3957 B, tanggal 3 Juni 1950 dan untuk menyempurnakan
penyelenggaraan pelajaran maka pengelolanya diambil alih oleh
Kementerian Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan yang selanjutnya diberi
nama SMP Negeri II Malang, Pada saat pertama kali SMP ini diresmikan
dipimpin oleh Pjs Mochammad Soekarto yang sekaligus merupakan Kepala
Sekolah pertama.
Dilihat dari jumlah gedung pada saat SMP berdiri ada 16 ruang belajar
dan dengan berjalannya waktu SMP Negeri 2 Malang sudah memiliki 27
ruang kelas belajar dan 15 ruang pendukung Kegiatan belajar Mengajar.
Dengan sarana prasarana yang telah mencukupi maka SMP Negeri 2 Malang sejak tahun pelajaran 2004/2005 masuk pagi seluruhnya.
SMP NEGERI 2 MALANG termasuk SEKOLAH STANDAR NASIONAL (SSN) dng. No. 960/C3/Kp/2005 Ttg. Penetapan Sekolah Menengah Pertama Standar Nasional th. Anggaran 2005
SMP NEGERI 2 MALANG termasuk SEKOLAH STANDAR NASIONAL (SSN) dng. No. 960/C3/Kp/2005 Ttg. Penetapan Sekolah Menengah Pertama Standar Nasional th. Anggaran 2005
Tidak ada komentar:
Posting Komentar